
motivasi
Pemenang Yang Sesungguhnya
Oleh. Dewi Irawati
Menjadi pemenang adalah suatu kebanggaan bagi siapa pun. Setiap orang pasti ingin jadi pemenang dalam setiap perlombaan. Perlombaan itu pun juga bermacam-macam. Ada yang bersifat duniawi dan ada yang bersifat ukhrowi.
Namun kita haruslah berhati-hati. Menang dalam urusan dunia, terkadang membuat manusia menjadi lupa daratan. Ia bisa lupa dari mana ia berasal, untuk apa diciptakan, bahkan larut dalam kenikmatan dunia yang melalaikan. Seakan-akan ia telah mencapai segala keinginannya dan merasa bangga dengan pencapaiannya sehingga muncul kesombongan pada dirinya. Bahkan muncul keserakahan seakan-akan ingin menguasai dunia. Merasa paling hebat. Padahal ada zat yang Maha Tinggi, yaitu Allah Ta'ala.
Di dunia ini, kita boleh saja berpacu dalam segala hal, namun pemenang yang sesungguhnya adalah mereka yang meraih surga. Merekalah orang-orang yang selamat dan diridai oleh Allah. Merekalah orang-orang yang beriman. Walau dunia ini tak berpihak padanya. Namun mereka tetap merasa tenang dengan keimanan mereka.
Sebagai contoh riil saat ini adalah mereka para mujahid di Gaza, Palestina, negeri mereka hancur direbut oleh zi0nis Isra3l, harta benda bahkan nyawa telah mereka rampas. Bagi Isra3l itu adalah sebuah kemenangan karena berhasil menguasai wilayah tersebut.
Namun, di mata Allah para mujahid Palestinalah pemenangnya. Sebab mereka telah berjuang di jalan Allah. Meskipun apa yang mereka miliki telah dirampas oleh musuh, namun mereka tetap berada dalam keimanan. Mereka berjuang mempertahankan negaranya, mempertahankan agama Allah, sekalipun maut berada di depan mereka, mereka siap untuk menjadi syuhada. Allah pun menjanjikan kemenangan untuk mereka. Allahu Akbar.
Mereka tetap kuat dan tegar walaupun dunianya hancur. Harta, keluarga, dan kekuasaan mereka telah dirampas. Namun mereka pantang menyerah sampai titik penghabisan. Mereka selalu berani melawan musuh tanpa gentar sedikit pun. Mereka tak berputus asa, terus berjuang di jalan Allah. Merekalah pemenang sejati.
Lalu bagaimana dengan kita? Apa perjuangan kita. Masihkah kita merasa galau atau bersedih dengan permasalahan dunia yang tak seberapa dibanding dengan penderitaan mereka? Kita masih mempunyai tempat yang aman, masih bisa berteduh di dalam rumah yang nyaman. Tapi begitu menghadapi sebuah masalah, kita menjadi lemah, tak bersemangat ibadah, merasa menjadi orang yang paling susah penuh dengan masalah. Astagfirullah.
Menjadi manusia yang tangguh, pantang menyerah, berani menghadapi risiko, dan optimis serta tawakal kepada-Nya, itulah sifat orang beriman.
Jika dunia ini tak berpihak kepada kita, jika kita tidak bisa berpacu dalam masalah dunia, maka berpaculah dalam masalah akhirat. Insyaallah kita menjadi pemenang yang sesungguhnya di hadapan Allah.
Dan tidaklah sama antara orang yang beriman dengan orang yang tak beriman. Mereka puas dengan kehidupan dunia yang mereka capai. Sedangkan orang beriman menganggap dunia ini hanya sebagai tempat persinggahan sementara, tempat untuk berjuang mengalahkan hawa nafsu, menegakkan kebenaran. Orientasi hidupnya adalah akhirat yang kekal, yaitu surga yang telah Allah janjikan.
"Tidak sama para penghuni neraka dengan para penghuni surga; para penghuni surga itulah orang-orang yang memperoleh kemenangan." (QS. Al-Hasyr 59: ayat 20)
[Ni]
Baca juga:

0 Comments: