Oleh. Ni’mah Fadeli
Tak terhitung hari kami lalui
Sesak nafas biasa kami alami
Udara bercampur bau mesiu dan debu
Terhirup sepanjang waktu
Apa itu air bersih?
Lama tak kami rasakan
Makanan jauh dari kata layak
Tak setiap hari kami dapatkan
Rumah-rumah hancur
Sekolah anak-anak rata dengan tanah
Toko tempat mencari nafkah lenyap sudah
Menyisakan puing nestapa di hati
Apa yang mereka lakukan?
Jauh dari kemanusiaan
Anehnya, dunia mendukung mereka
Lantas apa yang tersisa?
Lihatlah, saudara muslim kami di belahan bumi lain
Mereka tak merasakan derita ini
Mereka hidup layak bahkan mewah
Entah terbuat dari apa hati mereka
Melihat kami hanya diam
Tak tergerak hati menolong kami
Dimanakah engkau wahai saudara muslimku?
Mengapa engkau tega membiarkan kami penuh derita?
Bukankah kita bersaudara?
Tak takutkah engkau dengan azab-Nya
Membiarkan diri bersuka cita
Ketika saudaramu ini diinjak-injak penjajah
Dimanakah engkau wahai saudara muslimku?
Jangan biarkan musuh Allah makin berkuasa
Bersatulah dan lawan mereka
Kami di sini setia menunggu
Gresik, 25 November 2024
Baca juga:

0 Comments: